Tags

, , ,

Blazter, itulah nama kami.

Blazter (Sebelas IPA Zatu ancen Pinter-Pinter) -mekso- dan D’Blazter (Dua Belas IPA Zatu ancen pinter-pinter) -lagi2 mekso- adalah sekumpulan orang-orang superior aneh yang secara tidak sengaja terhimpun menjadi satu kelas. Berawal dari sejarah kenaikan kelas yang terjadi pada tahun ajaran 2005-2006 menuju tahun ajaran 2006-2007, SMAN 1 Sooko Mojokerto memiliki kebijakan untuk mereshuffle kelas berdasarkan karakteristik pilihan program studi yang dipilih oleh siswa dan nilai bidang studi minat yang tertulis di rapor masing-masing siswa. Karena peminat dari program studi IPA sangat membludak, dan peminat program studi Bahasa tergolong sangat minim (tercatat kurang dari 20 orang siswa), maka pihak sekolah memutuskan untuk tidak membuka program kelas Bahasa di angkatan 2008 kali ini.

Sistem pun berjalan, hingga pada akhirnya semua siswa harus terdistribusi secara merata pada kelas-kelas yang tersedia.Tepat pada hari pengumuman program studi, para siswa berjubun meramaikan lorong depan ruang TU SMAN 1 Sooko Mojokerto. Di situlah daftar kelas tertempel, sehingga mau tidak mau para siswa harus rela melihatnya secara manual di papan pengumuman.tak lama kemudian, para siswa harus sudah mendatangi kelasnya untuk bertemu dengan wali kelas masing-masing.Alangkah terkejutnya ketika kami bertemu dengan Pak Gaguk di dalam kelas. Seorang guru Bahasa Inggris yang berwajah khas British ini sudah tidak asing bagi kami karena beliaulah yang mengajar kami dalam bidang studi english conversation di jenjang kelas X. Gaya bicara beliau yang khas membuat kami beranggapan bahwa beliau seperti turis mancanegara yang kesasar di SMAN 1 Sooko Mojokerto (hehe). Meski demikian, kami bangga kepada Beliau.^^

Pemotongan Tumpeng setelah Lomba Agustusan

Pak gaguk, wali kelas XI IA 1

1 tahun berlalu, tahun ajaranpun harus berganti. Kini, kami harus memasuki jenjang kelas XII. dalamtahun ajaran yang baru ini, kami memiliki nama baru, D’BLAZTER. Mengapa menjadi D’Blazter? tidak ada yang tahu bagaimanasejarahnya. Menurut saudara Bastomy, pakar sejarah dari kelas kami -yang entah kenapa selalu semangat saat mata pelajaran sejarah berlangsung-, mengatakan bahwa munculnya nama D’Blazter adalah suatu kebetulan. Bermula dari keisengan seorang Arif Luqman, sebut saja Awik, yang pada saat mata pelajaran kimia berlangsung, tiba-tiba iseng merubah nama Blazter menjadi D’Blazter. Karena dia menjabat sebagai ketua kelas pada saat itu, maka sontak seluruh isi kelas menyetujui perubahan nama tersebut, meski tidak ada forum resmi yang membahas perubahan nama tersebut. Tepat setelah itu, nama Blazter langsung berubahmenjadi D’Blazter. Begitulah menurut ilustrasi saudara Bastomy. Jika ada kroscek, silahkan Anda menghubungi saudara Bastomy.he8.

saudara Bastomy

Saudara Bastomy sedang berorasi di depan kelas

Seiring dengan bergantinya nama kami, beberapa perubahan pun terjadi. Selang sesaat setelah pergantian tahun pelajaran, kami harus rela berpisah dengan 1 anggota keluarga kami. Dia adalah Nurina, salah satu anggota Blazter yang harus bertolak ke Amerika Serikat untuk menjalani program AFS di sana selama 1 tahun. Kami bangga memiliki Nurina, karena dia benar-benar siswa yang hebat. Sangat jarang sekali ada siswa yang memiliki kesempatan seperti dia. Meskipun dia terpisah jarak dengan kami, namun kami masih tetap menganggapnya sebagai keluarga Blazter.

Di kelas XII, kami mengalami reshuffle perangkat kelas. Dalam pemilihan perangkat kelas ini, Arif Luqman menjadi calon yang benar-benar tak terkalahkan. Suara mutlak dapat dia raih dengan mudah dalam pemilihan ketua umum Blazter. sejak saat itulah, dia memiliki julukan baru, ‘pak ketu’ (ngmg2, huruf a nya mana y rek? kq nanggung, g pak ketua mesisan, aneh2 ae arek2 iki). Terhitung pada saat itu, sudah puluhan julukan dia miliki, mulai dari cacing anil,snaily, bungkring, biting, cengkring, dll. Sungguh Awik yang aneh. Ditambah harus naek sepeda uklik setiap hari dengan jarak tempuh yang tidak main-main, dia jadi makin terlihat kurus dari hari ke hari (he8). Namun demikian, di bawah kepemimpinan pak ketu, Blazter menjadi makin disegani oleh guru-guru. Tugas-tugas menjadi makin terkoordinir, baceman PR terbit dengan cepat, dsb. Para pengukir prestasi, baik akademik maupun non akademik, terbit dari Blazter (mulai dari Juara 1 Olimpiade Sains Mojokerto beberapa bidang [kebetulan kala itu, hampir semua juara 1 Olimpiade Sains Mojokerto dibabat habis oleh siswa SMAN 1 Sooko Mojokerto, dan 3 diantaranya adalah dari Blazter :D], juara Olimpiade Olahraga tingkat kab Mojokerto [Ping Pong and Karate, red], dan sebagainya), hingga Finalis Cerdas Cermat HI Quiz tingkat Provinsi (Sebuah prestasi luar biasa binasa sekali karena lawan-lawannya dari jurusan IPS semua wkwk). Bahkan, berbagai gelar dalam lomba agustusan pun kami babat habis. Sudah menjadi tradisi Blazter untuk menjuarai lomba-lomba agustusan yang diadakan oleh pihak OSIS di tiap tahunnya.

D'blazter

Pemilihan Ketua Kelas d’Blazter XII IA 1

Tak terasa, 2 tahun kami bersama menjalani masa studi di SMAN 1 Sooko Mojokerto. Wisuda Madya pun kami lalui bersama dengan sorak sorai dan sukacita. Namun kami sadar bahwa Wisuda Madya bukanlah akhir dari persaudaraan kami. Kenangan demi kenangan yang kami lalui bersama tidak akan kami lupakan sepanjang masa, karena kami adalah tetap memiliki satu nama….

BLAZTER..

Album Kenangan 'Foto Bergaya dulu..'

Foto Album Kenangan Blazter SMAN 1 Sooko Mojokerto

The Member of Blazter Community :
1.Kuncoro Aji Nugroho
2.Maulidatur Rahmawati
3.Rahayu Ramadhani
4.Rendy Yusup Prabowo
5.Setianing Wahyu
6.Agus Ari Susanto
7.Arif Luqman
8.Citra Niada Elisa
9.I Rahma Yanardhini
10.Muhammad Rizal Habibi
11.Retno Anggarini
12.Andika Rahma Saraswati
13.Daniel Dedy Subangkit
14.Kristin Diana Ningrum
15.M Hamim Ardiansyah S
16.Zuan Mariana Wulan Sari
17.Devita Syam Ekaputri
18.Dimas Femy Sasongko
19.Irham Miftahul Jannah
20.Puspita Margaretha
21.Titin Masruroh
22.Wulung Aditya
23.Fetrisia Dina Puspitasari
24.Limpat Prananda
25.Nurina Ayuningtyas
26.Siti Dinarti
27.Utut Oryza Septiantoro
28.Vivi Wahyu Hariyanti
29.Awina Rayungsista
30.Helpi Sanak Izati
31.Rizki Aris Yunianto
32.Rr. Tyas Laksminari Marakata
33.Ahmad Yazid Al Bastomy
34.Ardila Hayu Tiwikrama
35.Fitra Ria Silvida
36.Heni Dewi Ratnasari
37.Rizky Aprilia Fajrin
38.Wijaya Khisbulloh
39.Amelia Ayu Rosyida
40.Mellyta Ardhiana