Tags

, ,

This slideshow requires JavaScript.

setelah sekian lama merencanakan untuk Tour de Yogyakarta, akhirnya saya dan Arif Luqman (Awik, red) sepakat untuk berangkat ke Yogyakarta pada pertengahan libur akhir semester genap (4-6 Februari 2012). Setelah berkoordinasi dengan kawan-kawan yang ada di Yogyakarta, akhirnya kami berangkat ke Yogyakarta untuk liburan (Awik mengaku sedang penat tingkat tinggi pada saat itu, begitu juga dengan saya). yap, kebetulan pada saat itu Yogyakarta sedang menggelar upacara sekaten, jadi Yogyakarta sedang amat sangat ramai pengunjung.

kami sampai di Yogya pada Sabtu malam, malam minggu, sekaligus malam sekatenan. Bisa dibayangkan betapa ramainya. Dengan dijemput mas Fajar (temannya Awik saat Laga ONMIPA Tingkat Nasional 2011 di Bandung) dan mas Teguh dari UGM, kami pun menikmati makan malam di seputar stasiun tugu.

tour pun terus berlanjut, keesokan harinya kami berkeliling seputar alun-alun lor untuk melihat suasana sekatenan (kebetulan kami agak kesiangan, ditambah kami terjebak macet saking ramainya, jadi kami sampai saat sekaten sudah usai), bersama dengan mas Syaiful, duo Rizal (Sofyurizal dan Saifurrizal) yang juga temannya Awik saat laga Nasional OSN-Pertamina 2011 di Jakarta beberapa bulan lalu. Sempat bingung juga, karena Awik harus memanggil kami bertiga dengan panggilan Sal (Zal, red) secara serentak. hehe..

hari pertama kami nikmati dengan berputar-putar sekeliling alun-alun lor, masjid gede, musium vrederburg, hingga malioboro. malam harinya, kami mencoba wahana di alun-alun kidul bersama dengan mas Fajar, mas Teguh, dan mas Syaiful. seru!😀

lain hari, lain pula petualangannya. keesokan harinya, saya dan Awik mencoba untuk jalan-jalan sendiri ke kompleks tamansari (karena mas-masnya sibuk pada hari kedua), sambil menunggu Tika yang mau mengajak jalan-jalan ke Prambanan pada jam yang disepakati. setelah kecapekan muter-muter tamansari, akhirnya saya dan Awik terkapar di titik nol kilometer selama kurang lebih 45 menit (sambil mengoleskan counterpain ke kaki masing-masing karena saking capeknya).  Setelah ada konfirmasi dari Tika, kami pun sepakat bertemu di depan taman pintar dan langsung berangkat ke candi prambanan mengendarai transjogja.

fiuh, setelah puas (baca : sangat tepar) berkeliling Prambanan, kami pun kembali ke Yogya dan memakan Gudeg. setelah kenyang memakan gudeg, kami balik lagi ke alun-alun kidul untuk mengambil helm (sekaligus mainan di alun-alun kidul ini, hehe) karena rencananya berangkat stasiun dengan menggunakan motor Tika. setelah jam menunjukkan pukul 08.30, kami pun menuju stasiun Lempuyangan untuk pulang ke Surabaya.

Inilah beberapa jepretan kami pada saat itu :

petualangan yang panjang dan seru di kota romantis nan kalem, Yogyakarta..🙂

semangat selalu kawan..