Tags

, , , , , ,

Entah kenapa, hati ini tergerak untuk ingin turut serta menuliskan sepatah dua patah kata saja, tetapi tidak ada waktu banyak untuk menulisnya pada saat ini (hehe), jadi saya copy paste ya Dito…😀 SEBUAH CATATAN di Saat WISUDA ITS 110, September 2014, wisuda dari mayoritas adek2 e50 Teknik elektro ITS. Sebuah Luapan hati karya sahabat, rekan tim, ex ketua HIMATEKTRO, sekaligus partner kerja terbaik, Anindito Kusumojati.. Berikut adalah catatan tersebut… Wisuda e50, Wisuda ITS 110 Bismillah… Iki lho iki lho iki lho.. Iki lho barisane elektro.. elektro ITS Suroboyo.. Kampuse Keputih Sukolilo.. Mungkin saya tak bisa banyak berkata-kata (jarang nulis), karena ada yang beda dalam wisuda 110 ini. Maksud hati ingin berjabat tangan dengan masing-masing, namun diri ini cenderung diam dan bernostalgia dengan beberapa lamunan. Ya mahasiswa elektro angkatan 2010, tepatnya e50, begitu kami memanggilnya. Lebih dari separuhnya kemarin merayakan wisudanya. Angkatan,yang jujur sejak awal pertama kali bertemu, selalu punya cara unik dalam menyelesaikan setiap tugasnya. Cara yang mungkin belum terpikirkan oleh angkatan-angkatan sebelumnya. Angkatan kreatif, ya begitu saya memanggilnya pertama kali. Masih teringat proses kaderisasi yang bagi sebagian memang berat pada saat itu, tapi momen itulah yang menyebabkan diri ini dan teman-teman yang lain begitu mengenang angkatan ini. Banyak sekali kenangan yang tak terlupakan, dimulai dari GERIGI ITS, Pra TD hingga kaderisasi jurusan. Ya momen-momen yang selalu tersimpan, saat buka bareng di lapangan belakang elektro budoyo (yang lama), pembuatan pkm, membuat taman di sekitar kolam sebelah kantin, sampai membuat lapangan volley di depan ruang C. Panas, kumus2 dan berbagai macam kondisi yang menggambarkan suasana saat itu, namun senyuman tetap menjadi ending dalam setiap episodenya. Bisa dibilang penuh dengan tantangan, karena memang lingkungan mengharuskan sistem harus berbenah. Ya tak heran pula, cukup berat memang meyakinkan setiap elemen untuk menyambutnya menjadi anggota baru. Memang lain dari yang lain, 20 April 2011, di theater B (bukan lapangan ^^), ya momen yang begitu bersejarah, meskipun sedikit ada kekacauan, saat dimana mereka semua menyadari pentingnya bersatu dalam menggapai sebuah mimpi besar. “ Victory E50” begitu tulisan yang terpampang jelas pada banner di depan yang terbuka sesaat setelah lampu ruangan yang sempat mati dan menjadikannya gelap gulita, semoga tetep berbekas di benak adik-adik e50. Sekali lagi memang lain dari yang lain, karena pasca itu masih ada sebuah malam keakraban yang berjalan mungkin tak lama karena ada beberapa hambatan yang mungkin tak bisa kami ceritakan sepenuhnya (tanya didit aja y ^^). Apapun itu, akhirnya setelah melalui proses yang cukup lama di internal anggota secara keseluruhan, tibalah saat dimana mereka sah menjadi anggota yang baru. Hari-hari pun berlalu, sekali lagi memang beda. Ada sebuah doktrin yang saya dan teman-teman pahami dan kami bagi sejak awal pada mereka,“Jangan bangga dengan nama besar namun tak melakukan apa-apa, tetapi jadikan setiap tempat dimana kita berpijak menjadi besar karena karya-karya kita,” begitu singkatnya. Electra pada tahun 2011 salah satunya, ya momen yang sekali lagi, momen baru, ide out of the box dikerjakan dengan dipandu kepengurusan e49, dan menjadi pembaharu bagi program sebelumnya (HCC). Majalah Silikon, dan jejaring sosial sebagai media yang mulai dirintis sejak kepengurusan-kepengurusan sebelumnya mengalami titik manis pada saat itu, memang kepengurusan itu cukup fantastis karena terdapat bidang kerja tersendiri yang sudah fokus menggarapnya, but nice. Prestasi-prestasi akademis hingga menjadi mawapres I institut, mimpi yang mungkin belum tercapai pada saat-saat sebelumnya. Dan masih banyak prestasi-prestasi yang lain baik akademis maupun non akademis yang tidak bisa diucapkan secara keseluruhan. Terlepas dari prestasi yang ada, memang setiap insan pasti tak luput dari kekurangan, semoga bisa menjadi pembelajaran dan evaluasi dari apa yang sudah dilakukan. Fokus kerja memang pilihan pribadi setiap orang, ada yang aktif di akademis, penelitian, lab, organisasi. Momen-momen itu terus berjalan, yang dilab sibuk sebagai asisten, mengerjakan project dan penelitian dosen bagi yang aktif di penelitian, mengikuti berbagai macam lomba bagi yang mengejar prestasi dan serentetan aktivitas kegiatan mahasiswa bagi yang fokus di dunia organisasi. Dan akhirnya, 16 orang berhasil menyelesaikannya proses tersebut lebih awal serta mengikuti wisuda di periode sebelumnya (109). Begitupun dari seperuhnya berhasil menyelesaikannya kemarin (14 Sep 2014). Sekali lagi salut. Ada salah satu syair yang begitu terkenang bagi saya pribadi ketika membacanya. Ya tepatnya di theater C pada saat forum mingguan di tengah-tengah para pengurus Himpunan khususnya elemen kaderisasi. Saat itu memang kondisi mereka pernah down karena berganti-ganti pemimpin (komting), sampai-sampai karena memang beda, pernah suatu ketika angkatan ini dipimpin oleh seorang wanita. Dan syair berikut yang kami gunakan untuk mengembalikan semangat mereka ketika jatuh dan serasa berada di titik terendah. Kerendahan Hati (Taufik Ismail) Kalau engkau tak mampu menjadi beringin Yang tegak di puncak bukit Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik, Yang tumbuh di tepi danau Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar, Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang Memperkuat tanggul pinggiran jalan Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya Jadilah saja jalan kecil, Tetapi jalan setapak yang Membawa orang ke mata air Tidaklah semua menjadi kapten Tentu harus ada awak kapalnya…. Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi Rendahnya nilai dirimu Jadilah saja dirimu…. Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri” Hanya sedikit tulisan yang memang belum mewakili seluruh kenangan yang ada, tetapi terimakasih dan mohon maaf apabila yang sebelum-sebelumnya pernah memiliki salah baik yang disengaja ataupun tidak. Sama-sama saling berjuang di manapun jalan kita berada, dan semoga segala keberhasilan yang telah atau akan didapatkan tetap menjadikan diri kita semua sebagai pribadi yang selalu merendahkan hati dan seantiasa berbenah dalam setiap episodenya. Bagi yang mash berjuang di kampus, tetap semangat dek, berikan usaha terbaik yang bisa dilakukan. Tetap bersyukur, sesulit-sulitnya tugas yang ada, alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk kuliah oleh-Nya. Semoga dimudahkan semuanya.Tulisan ini didedikasikan spesial e48 dan e50. Terimakasih semuanya. Sukses selalu Teknik Elektro ITS. Nb:Mohon maaf karena belum bisa mengucapkan satu-persatu. Tulisan singkat ini g pake editor munrni keluar dari sedikit renungan, jadi mungkin mohon maaf kalau kurang pas..