Tags

, ,

Ilustrasi: Unggah Ungguh Jawa

Sabtu pagi yang cerah, dan saya terbangun dengan 12 FALSAFAH KEHIDUPAN agung ‘wong Jowo’. Dishare oleh kerabat, dan saya tergugah untuk menyebarkannya lagi supaya kita dapat memaknai filsafat adiluhung para Leluhur Jawa dan menjadikan bagian dari cara kita berkehidupan sehari-hari:

1. URIP IKU URUP
(Hidup itu nyala, hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar.)

2. MEMAYU HAYUNING BAWONO, AMBRASTO DUR HANGKORO.
(Harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak.)

3. SURO DIRO JOYONINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI
(Segala sifat keras hati, picik, angkara murka hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar.)

4. NGLURUK TANPO BOLO, MENANG TANPO NGASORAKE, SEKTI TANPO AJI-AJI, SUGIH TANPO BONDHO
(Berjuang tanpa perlu membawa massa, menang tanpa merendahkan/ mempermalukan, Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan/ kekuatan/ kekayaan/ keturunan, Kaya tanpa didasari hal-hal yang bersifat materi.)

5. DATAN SERIK LAMUN KE TAMAN, DATAN SUSAH LAMUN KELANGAN.
(Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri, jangan sedih manakala kehilangan sesuatu)

6. OJO GUMUNAN, OJO GETUNAN, OJO KAGETAN, OJO ALEMAN.
(Jangan mudah terheran heran, jangan mudah menyesal, jangan mudah terkejut dengan sesuatu, jangan kolokan dan manja.)

7. OJO KETUNGKUL MARANG KALUNGGUHAN, KADONYAN LAN KEMAREMAN.
(Janganlah terobsesi atau terkungkung dengan kedudukan, materi dan kepuasan duniawi.)

8. OJO KEMINTER MUNDAK KEBLINGER, OJO CIDRO MUNDAK CILOKO.
(Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, jangan suka berbuat curang agar tidak celaka.)

9. OJO MILIK BARANG KANGMELOK, OJO MANGKRO MUNDAK KENDHO.
(Jangan tergiur oleh hal hal yang tampak mewah, cantik, indah dan jangan berfikir gamang/ plin plan agar tidak kendor niat dan kendor semangat.)

10. OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNO
(Jangan sok kuasa, sok besar/ kaya, sok sakti)

11. ALANG ALANG DUDU ALING ALING MARGINING KAUTAMAAN.
(Persoalan persoalan dalam kehidupan bukan penghambat jalannya kesempurnaan.)

12. SOPO WERUH ING PANUJU SASAT SUGIH PAGER WESI.
(Dalam kehidupan, siapa yg punya cita cita luhur, jalannya seakan tertuntun.)

Copied from status facebooknya Prof. Joni Hermana ITS.